Home Ā» Sejarah Gamelan Jawa Atau Saron – Sejarah Gamelan Mini

Sejarah Gamelan Jawa Atau Saron – Sejarah Gamelan Mini

Sejarah Gamelan Jawa, saron atau Gamelan mini khas Cirebon.

Mbayuli.Com – Hallo sobat ketemu lagi ya di mbayuli.com gimana kabarnnya sehat kan jangan sakit-sakit ya sakit gak enak tahu hehe, ok artikel kali ini yaitu tentang Sejarah Gamelan yaitu alat musik Tradisional khas jawa dan di Cirebon juga kerajinan gamelan mini ,silahkan sobat simak ya.

sejarah gamelan mini
sejarah lengkap gamelan mini cirebon

Gamelan merupakan instrumen musik tradisional Indonesia, yang terdiri dari beberapa alat musik seperti kendang, gambang, gong, dan beberapa alat musik lain. Gamelan biasa digunakan sebagai pengiring dari berbagai pertunjukan seperti wayang, atau pertunjukan tari.

Baca Juga :

Sejarah Gmelan

Di Indonesia, ada beberapa jenis gamelan yang berasal dari berbagai daerah. Seperti gamelan Sunda, gamelan Jawa, atau gamelan Bali. Semua jenis gamelan tersebut memiliki ciri khas masing-masing. Seperti gamelan Sunda yang didominasi bunyi suling (seruling), atau gamelan Jawa yang didominasi alunan musik yang lembut. Sedangkan gamelan Bali didominasi bunyi rancak.

Kata gamelan sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa. Yakni “gamel” dan “an”. Gamel yang berarti memukul/menabuh sesuatu. Dan, kata “an” merupakan akhiran yang berarti kata yang menunjukan sebuah benda. Jadi, dapat diartikan bahwa gamelan adalah tabuhan dari beberapa alat musik tertentu, yang dibunyikan dengan cara dipukul.

Sebelum terbentuk seperti sekarang, gamelan memiliki sejarah yang panjang. Diperkirakan gamelan pertama telah ada sejak zaman kerajaan Majapahit. Ukiran mengenai instrumen gamelan juga telah ada pada relief Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.Sejak saat itu, gamelan berkembang pesat hingga akhirnya masuk ke tanah Sunda, Bali, dan beberapa daerah lain.

Konon, menurut mitologi Jawa, gamelan diciptakan oleh seorang dewa yang bernama Sang Hyang Guru yang berdiam diri di gunung Mahendra Medangkamulan atau sekarang lebih dikenal dengan gunung Lawu. Gamelan diciptakan untuk memanggil para dewa, kemudian seiring berjalannya waktu, alat musik yang hanya terdiri dari dua gong ditambah dengan alat musik lain, dan terbentuklah satu set gamelan.

Seperti yang saya tulis diatas, gamelan biasanya digunakan sebagai iringan pada pertunjukan wayang, pertunjukan tari, atau pertunjukan seni suara tradisional. Selain itu, instrumen gamelan juga biasanya digunakan untuk mengiringi acara besar seperti pernikahan, atau penerimaan tamu penting, terutama bagi keluarga keraton/kerajaan.

Tidak hanya di indonesia, saat ini gamelan juga telah dikenal di mancanegara. Gamelan telah dipentaskan di berbagai ajang Internasional. Namun, sayangnya kecintaan masyarakat lokal, terutama generasi muda terhadap gamelan masih kurang. Perlu peran dari kita secara bersama untuk menjaga dan melestarikan gamelan sebagai warisan budaya Indonesia.

Ok sobat semoga artikel di atas bisa menambah wawasan sobat ya mengenai sejarah gamelan khas jawa.